Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jun
SURABAYA. Mungkin Anda sudah terbiasa dengan
media sosial, kan? Ya, platform digital yang memungkinkan kita berinteraksi
secara virtual telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang.
Pola komunikasi kita di media sosial ini sebenarnya cukup unik. Banyak hal yang
memengaruhi cara kita berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain di
platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan sebagainya.
Komunikasi interpersonal di dunia nyata berbeda dengan di
media sosial. Di dunia nyata, kita bisa bertatap muka dengan orang yang kita
ajak bicara, mendengar suaranya, melihat ekspresinya, bahkan merasakan
kehadiran mereka. Sedangkan di media sosial, kita hanya bisa berinteraksi lewat
tulisan dan kadang-kadang foto atau video. ada beberapa perbedaan komunikasi
interpersonal di dunia nyata dan di media sosial yaitu:
Kurangnya
Unsur Non-Verbal
Kita kehilangan aspek komunikasi
non-verbal seperti bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan nada suara saat
berinteraksi di media sosial. Ini dapat menyebabkan kesalahpahaman karena makna
pesan dapat berubah tergantung pada cara kita mengucapkannya. Misalnya, jika
seseorang mengucapkan sebuah kalimat dengan senyum dan nada bercanda, itu bisa
terdengar ramah, tetapi jika diucapkan dengan wajah datar dan nada dingin, itu
bisa terdengar sinis.
Anonim
Media sosial memungkinkan Anda bersikap anonim. Kita
memiliki kemampuan untuk menyembunyikan identitas kita dan berinteraksi dengan
orang lain tanpa mengetahui identitas sebenarnya kita. Anonimitas ini dapat
digunakan untuk menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian. Meskipun faktanya,
sebagian besar orang akan berpikir dua kali sebelum melakukan hal yang sama
karena khawatir identitas mereka akan diketahui orang lain.
Dengan memahami perbedaan-perbedaan ini, kita bisa lebih
bijak dalam berkomunikasi di media sosial. Jangan mudah terprovokasi dan selalu
verifikasi informasi yang kita terima. Gunakan media sosial untuk hal-hal
positif seperti memperluas wawasan, berbagi informasi berguna, atau sekadar
menghibur diri. (Celmia)
Referensi artikel: Watie, Errika Dwi Setya. "Komunikasi
dan media sosial (communications and social media)." Jurnal The
Messenger 3.2 (2016): 69-74.
Sumber gambar: http://www.kompas.com/skola/read/2022/09/08/113139869/komunikasi-interpersonal-definisi-dan-karakteristik