15

Jul

Ilmu Komunikasi di Kampus “Bukan Sekadar Bicara, tapi Menguasai Strategi”

Mungkin banyak yang mengira ilmu komunikasi hanya berbicara didepan umum atau membuat konten di media sosial. Padahal, bidang ini jauh lebih kompleks. Ilmu komunikasi mengajarkan strategi komunikasi yang efektif, analisis audiens, dan pengelolaan citra professional di berbagai industri. Pada era digital saat ini, kemampuan berkomunikasi yang baik bukan hanya sekadar keunggukan tambahan, tetapi menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor. Pada studi ilmu komunikasi, mahasiswa tidak hanya belajar berbicara atau menulis dengan baik. Tetapi juga memahami cara menyampaikan pesan secara strategis dan persuasif.

          Jurusan ini mencakup berbagai aspek yang berhubungan relevan dengan dunia kerja, seperti Hubungan Masyarakat (PR), Jurnalistik, Periklanan, Pemasaran, Komunikasi Bisnis, dan Penyiaran dan Produksi Media. Hubungan Masyarakat (PR) dapat mengelola citra dan komunikasi perusahaan atau individu agar tetap positif dimata publik. Jurnalistik dapat mengembangkan kemampuan individu dalam menulis berita, wawancara, serta memahami etika dan hukum media. Periklanan dan pemasaran juga dapat mempelajari strategi branding, media sosial, serta menarik perhatian audiens melalui konten kreatif. Komunikasi Bisnis dapat mengelola komunikasi internal dan eksternal perusahaan untuk menciptakan hubungan yang harmonis. Penyiaran dan produksi media bertujuan untuk menguasai teknik produksi konten visual dan audio untuk televisi, radio, maupun platform digital.

          Lulusan Ilmu Komunikasi juga memiliki banyak pilihan karir yang akan ditempuh, mulai dari Hubungan Masyarakat (PR), Jurnalis, Content Creator, Analisis Media, Manajer Pemasaran, hingga Spesialis Komunikasi pada perusahaan. Dengan era yang semakin berkembang pesat, kebutuhan professional di teknologi dan digitalisasi di bidang komunikasi akan terus meningkat. Studi Ilmu komunikasi tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, melainkan juga melatih keterampilan praktis, seperti berpikir kritis, kemampuan menulis, berbicara secara persuasif, memahami psikologi audiens, menggunakan teknologi dan media digital dalam komunikasi, juga mampu menerapkan strategi branding dan manajemen krisis. (Diego)

 

Refrensi :

Sari, R. P., & Saragih, R. B. (2021). STRATEGI KOMUNIKASI DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER:(Studi Kasus Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bengkulu Mahira). Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora5(1), 79-87.

Artis, A. (2011). Strategi komunikasi public relations. Sosial Budaya8(2), 184-197.