18

Jan

Berbekal Kegigihan Besar, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya Menjelajah Kemampuan dan Berprest

KOMUNTAG - “Negeri Komunikasi” menjadi sebuah wadah bagi para mahasiswa untuk menunjukkan bakat dan keunggulannya. Malam awarding “Negeri Komunikasi” menjadi malam puncak bagi mahasiswa yang telah mengerahkan kemampuan dan kerja kerasnya selama kompetisi berlangsung. Beberapa mahasiswa dengan karya terbaik berhasil mendapatkan penghargaan atas kerja keras dan kreativitasnya. Begitu pula dengan mahasiswa unggulan, tidak hanya secara akademik namun juga secara non-akademik.

 

Tidak hanya di bidang akademik, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya juga berprestasi dalam bidang non-akademik. Dengan mengikuti kegiatan atau organisasi baik di luar maupun di dalam kampus, Salsabila, Eltisa Tunggal Dewi dan Andi Reinsky mampu menginspirasi mahasiswa lainnya untuk turut aktif dalam memperoleh pencapaian melalui kegiatan non-akademik.

 

Untuk meraih kesuksesan tersebut, tentunya terdapat tantangan yang dihadapi oleh ketiganya. Tantangan yang dihadapi tidak jauh dari jadwal kegiatan non-akademik yang bertabrakan dengan kegiatan akademik yang harus diselesaikan. “Pernah waktu kegiatan volunteer (jadwalnya) bertabrakan dengan tugas yang deadline-nya pada hari yang sama. Tetapi saya lebih (memilih) mengerjakan keduanya sekaligus, dalam artian mengerjakan tugas volunteer dan curi-curi waktu untuk mengerjakan kegiatan akademik” ungkap Andi Reinsky, selaku peraih Mahasiswa Berprestasi Non-Akademik semester tiga. Meskipun aktif berkegiatan non-akademik, ketiganya juga tetap memprioritaskan kepentingan akademiknya.

 

“Yang penting harus ada niat dulu, karena sesuatu yang dimulai dengan niat itu, mau kita ngejalaninnya sampai jatuh bangun, (kita) nggak bakal nyerah buat tetep menjaga rasa ambisius yang ada” tutur Eltisa Tunggal Dewi, selaku peraih Mahasiswa Berprestasi Non-Akademik semester lima. Dirinya juga berpesan, untuk mahasiswa lainnya yang juga ingin berprestasi di bidang non akademik, perlu untuk memiliki semangat yang besar untuk mengeksplor diri. Eltisa juga berkata, kesempatan sekecil apapun sayang untuk dilewatkan ketika mahasiswa memiliki kesempatan tersebut, karena masa perkuliahan adalah masa yang tepat untuk mahasiswa dapat menjelajah banyak hal. (Nahnu)