02

Mar

Septiana Yolanda, peraih IPK Tertinggi dan lulusan Terbaik Prodi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Surabaya, 01 Maret 2022 -  Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyelenggarakan acara Pagelaran Lulusan Program Sarjana, Magister dan Doktor FISIP Untag Surabaya Semester Gasal 2021/2022 secara luring di Gedung Graha Widya Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Acara yang digelar secara luring ini memberikan kesan tersendiri khususnya kepada Septiana Yolanda Putri mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik di Prodi Ilmu Komunikasi dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,80.

Septiana Yolanda mengungkapkan perasaan senang sekaligus terkejut ketika mengetahui namanya disebut dan dinobatkan menjadi Lulusan Terbaik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Septiana tidak menyangka bahwa perjuangannya selama melaksanakan kuliah membuahkan hasil yang membanggakan. Septiana mengingat kembali bagaimana perjuangan dan kerja kerasnya pada saat mengerjakan skripsi yang akhirnya merasa usahanya terbayarkan dan tidak sia-sia.

“Perasaanya yang pertama pasti senang ya. Tadi pertama kali kaget sih karena pertama kali mau masuk namanya ada diurutan pertama dengan IPK tertinggi, kok bisa gitu. Terus waktu dipanggil dan diumumin kaget tapi senang sekali Alhamdulillah. Jadi sangat sangat senang. Maksudnya perjuangan selama ini mengerjakan skripsi gimana kita itu susahnya dan semua terbayar. Jadi memang dimana ada usaha pasti ada jalan.” Ujar Septiana Yolanda Putri.

Meski harus kuliah sambil bekerja, Septiana bertutur bahwa sebagai seorang mahasiswa harus pintar membagi dan mengatur waktu agar tidak menggangu pelajaran di dalam perkuliahan. Dengan keyakinannya bahwa setiap usaha pasti memiliki jalan, Septiana juga menuturkan bahwa untuk mencapai suatu tujuan, kunci dan kiat yang ia pegang adalah jangan bermalas-malasan. Menurut Septiana skripsi adalah untuk dikerjakan dan bukan untuk ditinggalkan. Ia mengatakan bahwa skripsi memang dikerjakan oleh mahasiswa, namun dosen pembimbing dan orang tua juga berperan untuk memberikan semangat dan motivasi. Motivasi terbesar mahasiswi lulusan terbaik ini adalah untuk membuat kedua orang tuanya bangga. Jadi dari alasan dan motivasi tersebutlah yang membuat ia bertekad untuk tidak menjadi malas saat mengerjakan skripsi.

Ketika ditanya mengenai harapan dan pesan untuk teman-temannya, ia berkata agar teman-teman yang masih menempuh pendidikan dan terutama yang masih berjuang mengerjakan skripsi untuk tetap semangat dan selalu mengingat tujuan awal. “Untuk teman-teman yang masih menempuh pendidikan kuliah tetap semangat, jangan pernah menyerah intinya dan jangan malas-malasan, karena memang skripsi membuat kita malas tetapi harus tetap dikerjakan dan ingat tujuan pertama kalian itu apa.” Ungkap Septiana.

Septiana Yolanda Putri yang kini telah memiliki dan menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom) ini juga berharap agar Program Studi Ilmu Komunikasi sebagai tempat ia menimba ilmu untuk menjadi lebih baik lagi. Tidak lupa setelah dinobatkan menjadi mahasiswa lulusan terbaik dari Prodi Ilmu Komunikasi, Septiana juga menuturkan harapannya kedepan untuk menjadi lebih baik dan mendapat pekerjaan sesuai dengan passion dan sesuai dengan jurusan yang ia tempuh semasa kuliah. Ia berharap untuk dapat terus memperbaiki dan mengupgrade diri. (DP)