Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Agust
Surabaya
- Dalam interaksi dan komunikasi,
bahasa merupakan salah satu alat yang selalu digunakan setiap individu untuk komunikasi
antarpribadi. Menurut majalah “Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan
manusia”, bahasa merupakan bagian
penting dalam kehidupan manusia. Apabila penggunaan bahasa minim yang
dapat dimengerti sesuai dengan tujuan penuturnya, maka bahasa tersebut dapat
mencapai tujuan penyampaian pesan dalam komunikasi. Jika bahasa yang
digunakan tidak dapat dimengerti oleh penerima pesan, maka dapat diasumsikan
bahwa proses komunikasi telah gagal.
Perkembangan zaman yang melahirkan generasi-generasi baru
tentu dibarengi dengan berkembangnya bentuk-bentuk interaksi dan komunikasi
antar individu. Perubahan generasi yang relatif cepat dapat menimbulkan
kesenjangan pemahaman bahasa antargenerasi, sehingga seringkali menimbulkan
kesenjangan komunikasi antargenerasi.
Cara, bahasa, dan cara berkomunikasi yang biasa digunakan
oleh generasi baby boomer hingga generasi Z tentu berbeda dengan generasi Z itu
sendiri, sehingga seringkali menimbulkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi,
yang seringkali disebabkan oleh perbedaan hal dan bahasa. Oleh karena itu, jika
kita menyebut bahasa sebagai alat komunikasi yang utama, maka jika bahasa
tidak dipahami dengan baik maka bisa
saja terjadi kesalahan komunikasi.
Sebagai generasi yang sangat dekat dengan akses Internet,
gen alpha dapat dengan mudah memperoleh wawasan baru yang sebelumnya tidak
tersedia. Kutipan dari majalah ``Analisis Penggunaan Kosakata Bahasa Indonesia
pada Generasi Alfa'' menyebutkan bahwa anak-anak generasi Alpha yang baru
menginjak usia 7 tahun diberikan telepon genggam oleh orang tuanya untuk
bermain dan berkomunikasi. Hal ini mendorong anak untuk mengkonsumsi apa yang
sedang tren di internet, seperti perilaku dan bahasa, dan membawanya ke dunia
nyata.
Di Generasi Alpha banyak generasi yang menggunakan bahasa gaul untuk berkomunikasi
satu sama lain. Kosakata baru ini adalah hasil dari penggunaan internet, dan
internet berkaitan erat dengan umur panjang gen alpha ini. Jika bahasa baru
yang terkesan abstrak dan tidak memiliki konteks spesifik ini semakin banyak
digunakan, di masa depan tidak akan mampu berkomunikasi dengan lancar dan
akurat, tidak hanya dalam bahasa Indonesia, tetapi juga dalam bahasa daerah
masing-masing kekhawatiran bahwa hal ini mungkin tidak terjadi.
Namun perlu ditegaskan bahwa bahasa merupakan ciri khas
manusia yang berkembang dan berubah seiring berjalannya waktu. Bahasa gaul yang
ada di tengah-tengah gen alpha merupakan bahasa yang lahir dari suatu
kecenderungan tertentu, lama kelamaan hilang, kemudian muncul kembali bahasa
gaul baru atau bahasa gaul lama yang dihidupkan kembali. Untuk melanjutkan ke
era berikutnya.
Namun kesadaran berbahasa Indonesia yang baik harus
ditanamkan pada setiap generasi sejak dini. Upaya harus dilakukan agar bahasa
Indonesia yang ada tidak tergerus oleh
adanya bahasa gaul baru yang abstrak dan tidak jelas konteksnya. Hal ini
membantu kita menyadari bahwa bahasa berperan sebagai alat komunikasi, terutama
ketika berkomunikasi dengan orang-orang dari generasi yang berbeda. ( Octavia Putri )
Sumber :
Berta
Lestari - Fajar Erikha. (2016).
Perubahan bahasa, suatu kemajuan atau kemunduran?
Damara
SuryaMarpaung. (2024). Bahasa Gaul Baru Generasi Alpha, Kemajuan atau
Kemunduran Bahasa dalam Komunikasi?