14

Okt

Pentingnya Menjadi Pendengar Baik dalam Berkomunikasi

Surabaya - Komunikasi adalah proses pertukaran informasi antara individu-individu melalui suatu sistem yang lazim baik dengan simbol-simbol, sinyal-sinyal maupun perilaku ( Menurut William C.Himstreet ). Berdasarkan pernyataan diatas, kita dapat memahami bahwa manusia adalah agen sosial yang  menggunakan bahasa, label, dan rutinitas untuk menafsirkan lingkungannya serta mengelola kesan dan perilaku orang lain. Semua orang bisa berkomunikasi, namun tidak semua orang bisa berkomunikasi dengan baik.

 

Komunikasi yang baik  menjaga keutuhan interaksi sosial dan tidak menimbulkan konflik dengan lawan bicara. Perlu kita untuk pahami bahwa  konflik dimulai dari kata-kata yang keluar dari mulut ketika kita berbicara dengan tidak berhati-hati. Menjaga komunikasi yang baik merupakan investasi pribadi dalam membangun interaksi  yang kaya akan kepribadian, emosi, ekspresi, gaya bahasa  yang mempengaruhi pola komunikasi.

 

Komunikasi memerlukan adaptasi dimana dan dengan siapa kita sedang berkomunikasi. Kita perlu berkomunikasi dengan sopan dan baik dalam berbagai situasi. Baik komunikasi antar sahabat atau teman terdekat juga harus dijaga sedemikian rupa agar tidak menyakiti atau menyinggung perasaannya.

 

Saat berkomunikasi, menjadi pendengar yang baik adalah integritas dan kekuatan diri sendiri. Mendengarkan orang lain berarti menghormati orang yang berbicara dengan kita. Pendengar yang baik bisa memahami, membangun kepercayaan, dan menciptakan perdamaian. Oleh karena itu diperlukan gaya komunikasi yang tepat. Jika ingin dihormati orang lain, maka hargailah orang lain juga. Karena komunikasi mencerminkan keterampilan, keunggulan, dan integritas kita. ( Octavia Putri )