04

Sept

Dari Kampus ke Beauty Pegeant: Perjalanan Zalita Menuju Runner-Up Miss Grand Runway Indonesia 2025

Surabaya – langkah anggun di atas catwalk dapat berawal dari koridor kampus. Itulah kisah Zalitha, mahasiswi semester 8 dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, yang berhasil mendapatkan gelar Runner-Up Miss Grand Runway Indonesia 2025. Prestasi ini tidak hanya membanggakan dirinya, tetapi juga mengharumkan nama kampus di kancah nasional.

Ajang Miss Grand Runway Indonesia 2025 digelar dengan megah dan diikuti oleh para finalis berbakat dari berbagai daerah. Mereka berkompetisi dalam penampilan catwalk, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta penguasaan panggung. Di tengah persaingan ketat, Zalitha mampu mencuri perhatian dewan juri berkat pesona, teknik berjalan yang elegan, serta pembawaan diri yang percaya diri. Miss Grandway Indonesia 2025 ini adalah tahun ke-3.

Menurut Zalitha, perjalanan menuju panggung nasional ini bukan tanpa tantangan. Di sela-sela padatnya aktivitas – aktivitas kuliah, ia tetap meluangkan waktu untuk latihan intensif, dan hal yang menjadi hal tersusah bagi hidupnya adalah jika harus membagi waktu atau manajemen waktu sejauh ini, kehidupan teknik berjalan, ekspresi wajah, hingga wawancara publik, “Membagi waktu antara kuliah dan latihan bukan hal mudah, tapi dukungan dari keluarga, teman, dan dosen dan orang terdekat membuat saya tetap semangat,” ujarnya.            

Sebagai mahasiswi Ilmu Komunikasi, Zalitha mengaku banyak terbantu dengan keterampilan public speaking dan penguasaan panggung yang ia pelajari selama perkuliahan. Materi yang ia dapat di kelas, mulai dari teknik berbicara di depan umum hingga pemahaman komunikasi nonverbal, menjadi bekal penting saat menjawab pertanyaan juri dan berinteraksi dengan audiens. Dukungan dan semua usaha yang dilakukan oleh Zalitha benar – benar begitu besar untuk masuk dalam finalis d dalam ajang nasional yang dilaksanakan di Jakarta.

Gelar Runner-Up Miss Grand Runway Indonesia 2025 ini menjadi batu loncatan bagi Zalitha untuk terus berkarya di dunia modelling dan pageant. Ke depannya, ia berencana mengembangkan karier di industri kreatif, sekaligus melanjutkan pendidikannya hingga lulus. Zalita yang mengikuti kegiatan ini juga tidak luput untuk mengangkut tema Batik, karena batik dan kebudayaan sudah tidak dianggap pada zaman sekarang, “Saya ingin membuktikan bahwa pendidikan dan passion bisa berjalan beriringan, bahkan walau saya mengikuti ajang ini saya juga tetap ingin memperkenalkan kebudayaan dan batik yang bisa di padukan dengan berbagai macam, maka dari itu dunia pageant memberi saya panggung untuk berkarya, sementara kampus memberi saya fondasi ilmu” ujarnya.    

Prestasi Zalitha menjadi bukti bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan yang tepat, seorang mahasiswa dapat melangkah jauh melebihi batas ruang kelas. Dari kampus ke catwalk, Zalitha telah menorehkan cerita inspiratif yang akan dikenang oleh keluarga besar UNTAG dan menjadi motivasi bagi generasi berikutnya, bukan hanya itu saja, Zalitha juga dipilih langsung untuk mewakili Provinsi yaitu Jawa Timur, dan semua perjalanan yang telah berlangsung pastinya bukan hal yang sangat mudah. Terpilihnya menjadi juara ini tidak ada dalam pikirannya, namun dia juga memiliki impian yang satu ini atau bahkan bisa dibilang sebuah keinginan untuk diri sendiri, dan dia pantang menyerah untuk mewujudkan sebuah impian tersebut menjadi sebuah pilihan yang harus dikembangkan dan sangat dibanggakan untuk diri sendiri yang harus dicapai. (Revalani Septania)