04

Okt

Belajar Bahasa Inggris dari Kuliah Pertukaran Dosen Ilkom Untag dan Xavier University Filipina

Pada tanggal 1 Oktober 2022, diadakan pertukaran dosen mengajar atau lecturer exchange  oleh ilmu komunikasi Kampus Untag Surabaya dan Xavier University, Cagayan de Oro, Philippines. Materinya adalah salah satu topik dari profesional English, yaitu Verbal Introduction. Salam satu dosen pengampu Professional English, yaitu Dinda Lisna Amilia, S.Sos, MA turut mendampingi mahasiswa dalam kuliah yang dilaksanakan lewat zoom meeting tersebut. Dari pihak Xavier University yang bertugas adalah Divorrah Estrada Menesses, MHSS selaku dosen dari jurusan Deveploment Communication Departemen Xavier University.

Kuliah tamu ini dihadiri oleh kurang lebih 60 mahasiswa prodi ilmu komunikasi Kampus merah putih Untag Surabaya. "Jadi Ma’am Divorrah akan menjelaskan mengenai verbal instroduction, perkenalan lingkup professional menggunakan bahasa inggris," Ungkap Dinda yang juga berperan sebagai moderator. Divorrah memberikan materi secara interaktif, dengan memberikan game dan mengajak mahasiswa membaca teks berbahasa inggris. Materi yang diberikan dengan bahasa inggris penuh pun lebih mudah dipahami.

Divorrah juga memanfaatkan media jam board untuk mengajak para mahasiswa berinteraksi. Jadi para mahasiswa dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mam divorrah melalu sticky notes jam board.  "Dalam melakukan pengenalan diri kunci utananya adalah harus percaya diri, banyak berlatih dan yang paling penting adalah harus senyum ketika melakukannya. Hal tersebut harus dilakukan baik perkenalan secara tatap muka ataupun tidak secara tatap muka." Ungkap Divorrah Estrada Menesses selaku dosen tamu dari Xavier University.

Sebelum ditutupnya perkuliahan tamu tersebut, Divorrah Estrada Menesses mengatakan more you practice, more you can be better. Hal tersebut bertujuan untuk memberi motivasi kepada para mahasiswa agar mereka terus berlatih, karena dengan terus berlatih maka dapat meningkatkan kemampuan diri kita. Jadi Mrs Divorrah mengajak mahasiswa untuk tidak malu bercakap dengan bahasa Inggris. (Nadya Difa)