Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jun
Surabaya, Prodi
Ilmu Komunikasi Untag Surabaya kembali mengukir mahasiswa berprestasi di bidang non akademik, dua
mahasiswa Ilkom meraih medali perak dan medali emas Kategori Dewasa dalam
Pertandingan Ju-jitsu. Diselenggarakan pada tanggal 17- 19 Mei 2024 di GOR Bung
Hatta, Ngawi. (30/05/2024)
Awalul Uswatun
angkatan 2021 dan Daffa Hilmi angkatan 2023 telah menunjukkan keterampilan
dalam pertandingan tersebut dan berhasil menghadapi lawan yang tangguh yang
berasal dari berbagai daerah. Acara pertandingan Ju-Jitsu Piala Bupati Ngawi
2024 merupakan kompetisi nasional yang diadakan untuk memperebutkan piala
bergengsi dari Bupati Ngawi dan melibatkan kategori Fighting dan Dewasa.
Mengikuti
kompetisi tingkat nasional bukanlah hal yang mudah. Awalul menjelaskan bahwa
kesulitan utama yang ia hadapi yakni mengendalikan mental dan tetap fokus di
bawah tekanan kompetisi, “Kebanyakan peserta adalah atlet Porprov, PON, dan
atlet nasional. Menghadapi mereka sangat menantang, baik dari segi mental
maupun strategi bertarung”. Ujar Awalul. Selain itu, stamina dan kondisi fisik
juga menjadi tantangan terbesar bagi daffa karena ia tanding di kelas bebas,
yang dimana lawan memiliki berat 77KG+ dan memiliki postur tubuh yang besar dan
berat. “Untuk itu sebelum pertandingan saya meningkatkan olahraga jogging dan
sparring ju-jitsu untuk melatih stamina saya”. Ujar Daffa.
Awalul dan
Daffa telah mempersiapkan latihan selama satu bulan dengan melakukan
peningkatan latihan fisik, teknik dasar dan lanjutan ju-jitsu, sparring, dan
game plan yang digunakan dalam pertandingan. Tips dari Daffa dalam mengikuti
tanding di kelas bebas yakni dengan melakukan persiapan fisik yang intens
terutama memperkuat daya tahan nafas, memperbanyak makan dan minum dan juga
melakukan timbang badan untuk pemilihan kelas beratnya.
Awalul
mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas pencapaian ini karena kerja keras
selama latihan terbayar, meskipun ada sedikit kecewa karena belum bisa menjadi
juara pertama. Selain itu Daffa merasa tidak menyangka, senang, dan terharu
karena pada awal ia mengikuti bela diri ini hanya untuk bersenang-senang namun,
rupanya bisa sampai mewakili Untag Surabaya di pertandingan Piala Bupati Ngawi.
Harapan Awalul
untuk kedepan adalah bisa terus meningkatkan kemampuan dan teknik ju-jitsu,
“Saya ingin mengikuti lebih banyak turnamen di Tingkat Nasional, dan saya
berharap bisa meraih juara pertama di kesempatan berikutnya. Selain itu, saya
juga ingin menginspirasi dan membimbing generasi muda di daerah saya untuk
menggeluti olahraga ju-jitsu.” Ujar Awalul. Daffa juga berharap untuk bisa
mencapai perlombaan yang lebih besar lagi dan ju-jitsu Untag bisa semakin
banyak peminatnya dan semakin besar, “Harapan saya adalah bisa mencapai
perlombaan yang lebih besar lagi, bisa mendapatkan apa yang diinginkan dan
ju-jitsu Untag Surabaya semakin banyak peminatnya dan semakin besar, karena
ju-jitsu termasuk bela diri yang cukup awam di Indonesia untuk saat ini. Jadi
yang saya harapkan tentu ju-jitsu Untag Surabaya bisa semakin besar dan saya
bisa mencapai perlombaan yang lebih besar pula.” Ujar Daffa. (Dhea Ayu)