10

Jun

Awalalul Uswatun dan Daffa Hilmi Raih Medali Emas di Kejuaraan Ju-Jitsu Piala Bupati Ngawi 2024

Surabaya, Prodi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya kembali mengukir mahasiswa  berprestasi di bidang non akademik, dua mahasiswa Ilkom meraih medali perak dan medali emas Kategori Dewasa dalam Pertandingan Ju-jitsu. Diselenggarakan pada tanggal 17- 19 Mei 2024 di GOR Bung Hatta, Ngawi. (30/05/2024)

Awalul Uswatun angkatan 2021 dan Daffa Hilmi angkatan 2023 telah menunjukkan keterampilan dalam pertandingan tersebut dan berhasil menghadapi lawan yang tangguh yang berasal dari berbagai daerah. Acara pertandingan Ju-Jitsu Piala Bupati Ngawi 2024 merupakan kompetisi nasional yang diadakan untuk memperebutkan piala bergengsi dari Bupati Ngawi dan melibatkan kategori Fighting dan Dewasa.

Mengikuti kompetisi tingkat nasional bukanlah hal yang mudah. Awalul menjelaskan bahwa kesulitan utama yang ia hadapi yakni mengendalikan mental dan tetap fokus di bawah tekanan kompetisi, “Kebanyakan peserta adalah atlet Porprov, PON, dan atlet nasional. Menghadapi mereka sangat menantang, baik dari segi mental maupun strategi bertarung”. Ujar Awalul. Selain itu, stamina dan kondisi fisik juga menjadi tantangan terbesar bagi daffa karena ia tanding di kelas bebas, yang dimana lawan memiliki berat 77KG+ dan memiliki postur tubuh yang besar dan berat. “Untuk itu sebelum pertandingan saya meningkatkan olahraga jogging dan sparring ju-jitsu untuk melatih stamina saya”. Ujar Daffa.

Awalul dan Daffa telah mempersiapkan latihan selama satu bulan dengan melakukan peningkatan latihan fisik, teknik dasar dan lanjutan ju-jitsu, sparring, dan game plan yang digunakan dalam pertandingan. Tips dari Daffa dalam mengikuti tanding di kelas bebas yakni dengan melakukan persiapan fisik yang intens terutama memperkuat daya tahan nafas, memperbanyak makan dan minum dan juga melakukan timbang badan untuk pemilihan kelas beratnya.

Awalul mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas pencapaian ini karena kerja keras selama latihan terbayar, meskipun ada sedikit kecewa karena belum bisa menjadi juara pertama. Selain itu Daffa merasa tidak menyangka, senang, dan terharu karena pada awal ia mengikuti bela diri ini hanya untuk bersenang-senang namun, rupanya bisa sampai mewakili Untag Surabaya di pertandingan Piala Bupati Ngawi.

Harapan Awalul untuk kedepan adalah bisa terus meningkatkan kemampuan dan teknik ju-jitsu, “Saya ingin mengikuti lebih banyak turnamen di Tingkat Nasional, dan saya berharap bisa meraih juara pertama di kesempatan berikutnya. Selain itu, saya juga ingin menginspirasi dan membimbing generasi muda di daerah saya untuk menggeluti olahraga ju-jitsu.” Ujar Awalul. Daffa juga berharap untuk bisa mencapai perlombaan yang lebih besar lagi dan ju-jitsu Untag bisa semakin banyak peminatnya dan semakin besar, “Harapan saya adalah bisa mencapai perlombaan yang lebih besar lagi, bisa mendapatkan apa yang diinginkan dan ju-jitsu Untag Surabaya semakin banyak peminatnya dan semakin besar, karena ju-jitsu termasuk bela diri yang cukup awam di Indonesia untuk saat ini. Jadi yang saya harapkan tentu ju-jitsu Untag Surabaya bisa semakin besar dan saya bisa mencapai perlombaan yang lebih besar pula.” Ujar Daffa. (Dhea Ayu)