Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jul
Berawal dari hobi, menjadi kebiasaan hingga menjadi pekerjaan. Inilah yang dilakukan oleh Wahyu Kuncoro, ST., M.Med.Kom merupakan salah satu dosen jurusan ilmu komunikasi di UNTAG Surabaya. Kerap disapa dengan Wahyu, ia seringkali mengikuti perlombaan di bidang tulis menulis. Tak heran jika sudah menggeluti di bidang jurnalistik dan sekarang memiliki double pekerjaan sebagai pemimpin redaksi di Harian Bhirawa. Kali ini Wahyu menjadi juara tiga dalam kategori media cetak di perlombaan menulis opini ST2023.
ST2023 atau Sensus Pertanian Tahun 2023, merupakan sebuah kegiatan sensus (pendataan) menyeluruh menyangkut dunia pertanian yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional. Lomba ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa saat ini sedang dilaksanakan sensus pertanian sehingga masyarakat bisa ikut berpartisipasi demi suksesnya pelaksanaan tersebut.
Wahyu mengambil judul opini seperti Catatan Pelaksanaan Sensus Pertanian 2023, Menjawab Kebutuhan Data Pertanian di Indonesia dengan keseluruhan isi opini lebih menyorot bahwa untuk mengambil kebijakan apa pun utamanya di sektor pertanian harus berbasiskan data. Dengan demikian pelaksanaan Sensus Pertanian ini menjadi relevan karena akan menghasilkan data yang berguna untuk basis pengambilan kebijakan di sektor pertanian.
Sistematika perlombaan ini sendiri pun sebelumnya para peserta sudah diwajibkan untuk opininya sudah terupload di media massa. Dengan demikian, peserta lomba memang sudah terseleksi sejak awal. Wahyu juga mengungkapkan bahwa hadiah yang didapat berupa uang dan piagam, ‘’Kebetulan saya membawa nama Untag Surabaya. Jadi ikut bangga bisa membawa Untag untuk lomba level nasional, semoga semakin banyak lomba yang diselenggarakan sehingga bisa memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan ide-idenya terkait apa saja. Semoga instansi-instansi ataupun Kementerian/Lembaga nasional sering-sering mengadakan lomba.’’ ungkap Wahyu.
Ternyata tidak hanya memenangkan lomba opini ST2023 saja. Diketahui Wahyu juga menjadi salah satu nominasi lomba penulisan bicara makroprudensial yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Dosen yang mengajar mata kuliah sistem ekonomi Indonesia ini mengirim sebuah opini ke media massa dengan judul Kebijakan Makroprudensial yang secara garis besar membahas tentang membatasi risiko dan biaya dari krisis sistemis akibat adanya hantaman krisis global terhadap perekonomian suatu negeri.
Wahyu juga menjelaskan bahwa ketika dirinya mengikuti lomba kepenulisan menjadikan dirinya memiliki tantangan hidup untuk mencoba terus-menerus dan dirinya juga percaya apa pun yang dikerjakan akan membuahkan hasil baik di masa depan. (Yulita Intania Putri Herawati)