13

Sept

Review Film ‘Sleep Call’, Bagas : Ironi Perkembangan Teknologi Komunikasi

Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya — Bagas Fajar Kurnianto berkesempatan menonton bersama Fajar Nugros, Juan Bione, Della Dartyan dan Laura Basuki di film terbaru mereka, Sleep Call. Kegiatan yang berlangsung di Royal Plaza Surabaya ini juga diikuti 50 penonton dari Untag Surabaya yang mendapat tiket secara gratis.

 

Film ini bercerita tentang sesorang yang bernama Dina (Laura basuki) merupakan penagih utang yang juga terlilit utang memiliki kehidupan yang keras dan kesepian. Dina pun mencoba mencari kesenangan dalam hidupnya melalui sebuah aplikasi dating yang menarik perhatiannya, dia merasa aplikasi tersebut bisa mengusir kesepian yang melanda dalam dirinya. Melalui aplikasi ini, Dina bertemu dengan sosok Rama (Juan Bio One). Sosok Rama yang mempesona namun penuh misteri membuat Dina terpikat padanya. Keduanya pun kerap berkomunikasi melalui panggilan di malam hari atau yang biasa kita sebut Sleep Call.

 

Menurut Bagas film ini sangat layak ditonton terutama bagi mahasiswa Ilmu komunikasi untuk melihat perkembangan teknologi komunikasi saat ini sangat mengerikan. Dengan isu-isu yang diangkat seperti kesehatan mental dan beban trauma seorang perempuan yang menjadi korban.

 

Bagas juga mengapresiasi para pemain yang berhasil membawakan karakter dengan baik sehingga penonton juga ikut merasakan emosi film tersebut. Selain itu, penyajian visual baik transisi antar adegan maupun sinematik warnanya sangat baik sehingga mata tidak bosan melihatnya.

 

Terakhir, menurut Bagas film ini terlalu banyak isu yang diangkat sehingga ketika menonton masih membutuhkan waktu untuk berfikir tentang isu tersebut. Dengan memberi nilai delapan dari sepuluh membuat film ini masih bisa dinikmati. (Ivandanu Yarzuqu)