Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Okt
Prodi Ilmu Komunikasi Kampus merah putih Untag Surabaya merupakan salah satu yang mendapatkan bantuan dana hibah dari pemerintah. Bentuk hibah PKKM tersebut dalam prodi ilkom Untag adalah dengan adanya program magang MBKM dan pertukaran mahasiswa dengan beberapa kampus, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Padjajaran, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Trunojoyo Madura. Program tersebut sudah berjalan beberapa bulan ini, untuk pertukaran mahasiswa baru dimulai pada awal semester ini awal bulan September 2022.
Pembahasan mengenai Monev Hibah PKKM ini bertempat di Meeting room Graha Wiyata Lantai 1, pada tanggal 28 September 2022. Acara ini merupakan acara Monev internal, jadi reviewernya dari Monev internal. Dalam acara ini yang hadir adalah Insan Romadhan, S.I.Kom., M.Med.Kom. selaku Kepala Prodi Ilmu Komunikasi, Nara Garini Ayuningrum, S. Tr. I.Kom., M.A., Maulana Arief, S. Sos., M. I. Kom. sebagai Tim PKKM Prodi Ilmu Komunikasi. Jika dari reviewer internal, ada Aris Heri Andriawan, S. T., M. T. dan Luvia Friska Narulita, S.ST., M.T.
Insan Romadhan selaku Kepala Prodi Ilmu Komunikasi mengatakan bahwa evaluasi Monev hibah PKKM ini membahas mengenai kemajuan program yang ditawarkan. Jadi prodi Ilkom memiliki program pertukaran mahasiswa, program magang, program peningkatan kualitas dosen dan yang dibahas adalah dari program tersebut, ada kemajuan seperti apa. Dengan dilakukannya acara ini harapannya adalah sebelum Monev dari kementrian, tim hibah PKKM dari Kementrian bisa mengantisipasi kesalahan yang ada, serta kurangnya dimana. Sehingga saat tim melakukan Monev dengan Kementrian sudah lebih sempurna lagi. “Monev Hibah PKKM sendiri merupakan kepanjangan dari Monitoring dan Evaluasi hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana serapan kegiatan dan anggaran yang sudah kita dilakukan. Jadi kita kemarin disetujui mendapatkan dana sebesar kurang lebih 395 juta dan itu ditanyakan serapannya seperti apa.” Ungkap Insan Romadhan selaku Kepala Prodi Ilmu Komunikasi. (Nadya Difa)