Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Sept
Surabaya - Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
pada acara PKKMB 2024 tidak hanya sekedar pengenalan kampus, tetapi juga
terdapat beberapa rangkaian hiburan berkualitas. Pada hari pertama yang
diselenggarakan pada tanggal 24 Agustus 2024 telah menghadirkan seorang influencer
yang bernama Abdul Kadir alias D’Kadoor yang memberikan materi tentang kampanye
anti-NAPZA.
D’Kadoor juga menceritakan pengalaman pribadinya pertama
kali waktu saat ia di tangkap oleh polisi akibat kasus yang menyandungnya yaitu
kasus NARKOBA. Pada saat kejadian itu pada bulan Februari tahun 2021, saat itu
ia berada di hotel Jakarta tidak bisa tidur ia di chat oleh seorang temannya
pada jam 02.00 dini hari. Akhirnya bertemu ditempat ia menemukan barang haram
tersebut dan mencoba karena ia penasaran sama rasanya. Pada jam 04.00 pagi hari
ia pulang ke apartemen, jam 07.10 polisi datang ia dimasukkan ke mobil dibawa
ke Polda Metro Jaya.
Tak sekedar memaparkan materi, D’Kadoor membuka sesi tanya
jawab kepada mahasiswa baru Untag Surabaya, mahasiswa baru Untag terlihat
antusiasme bertanya mengenai materi yang telah dipaparkan yaitu bahayanya
Anti-Napza. Salah satunya mahasiswa baru yang bernama Eca, mengajukan
pertanyaan, “Kenapa orang pencandu narkoba cenderung lebih senang dan gembira
setelah menggunakannya tidak memikirkan kedepannya sama keluarganya dan
lingkungan sekitarnya,” Ujar Eca. D’Kadoor menanggapi pertanyaan tersebut
“Otaknya gila karena kena barang haram, dia tidak memikirkan siapapun, orang
yang sudah ketangkap berkali-kali berarti otaknya sudah hancur, karena narkoba
menyerang ke otak jadi gila, “ Ujar D’Kadoor.
Selain itu, D’Kadoor berpesan kepada mahasiswa baru Untag
Surabaya ia menyatakan “Jangan mendekati barang-barang haram itu kalian fokus
pada diri kalian raih impian kalian dan saya doakan orang-orang yang ada disini
sukses. Jangan minder karena materi dan jangan lupa sholat sama ibadah dalam
keadaan apapun,” Ujar D’Kadoor. (
Octavia Putri )