Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Okt
Prestasi
membanggakan datang dari Muhammad Faris Ardiansyah, mahasiswa Program Studi
Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, yang berhasil
meraih medali emas dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS)
Kemdiktisaintek 2025 pada 19–27 September 2025. Faris menjadi juara 1 kategori
Aduan Beregu Divisi Compound Putra, membawa nama kampus dan Jawa Timur ke
podium tertinggi.
Olahraga
panahan merupakan cabang olahraga yang mengandalkan fokus, ketenangan, dan
ketepatan dalam membidik sasaran. Tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik,
tetapi juga kemampuan mengontrol emosi dan pikiran. Panahan dikenal sebagai
olahraga yang melatih keseimbangan antara tubuh dan mental, menjadikannya salah
satu cabang olahraga yang penuh filosofi dan keteguhan diri.
Faris mengaku kemenangan ini terasa luar biasa
karena datang di luar ekspektasinya. “Perasaan saya sangat senang, karena di
luar ekspektasi. Awalnya hanya berharap dapat medali, tapi alhamdulillah
rezekinya medali emas,” ujarnya penuh syukur.
Keberhasilan tersebut menjadi motivasi besar bagi
Faris untuk melangkah lebih jauh di dunia panahan. Ia kini menargetkan diri
untuk bergabung dengan tim Puslatda Jawa Timur dan melangkah menuju Pekan
Olahraga Nasional (PON). “Kemenangan ini membuat saya semangat ke jenjang yang
lebih serius,” tambahnya.
Persiapan Faris dilakukan dengan latihan rutin dan
kerja sama tim. Ia menyebut tidak ada tantangan besar, hanya konsistensi yang
harus dijaga. Dukungan dari pelatih dan orang tua juga menjadi faktor penting
dalam perjalanannya menuju emas.
Salah satu momen paling menegangkan menurut Faris
adalah ketika menghadapi tim Jawa Tengah. Kemenangan atas tim kuat itu membuka
jalan menuju final, di mana ia akhirnya mengalahkan tim Yogyakarta. “Awalnya
saya tidak yakin, tapi menjelang akhir pertandingan saya merasa bisa menang,”
kenangnya.
Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, Faris
membuktikan bahwa kemampuan mengatur fokus dan pikiran bukan hanya penting
dalam akademik, tetapi juga dalam olahraga. Ia berharap generasi muda tidak
mudah menyerah dalam mengejar mimpi. “Tetap lakukan apa yang harus kalian
lakukan, jangan menyerah sebelum hasil itu muncul,” pesannya.
Prestasi Faris menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa
UNTAG Surabaya mampu bersinar, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga
dalam arena olahraga nasional. (Rizka)