Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Agust
Surabaya
– Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag)
Surabaya kembali menghadirkan warna baru dalam penguatan sebuah karakter
mahasiswa melalui Gerakan tahunan yaitu dengan mengadakan Youth Achievement
Communication Award (YACA) periode 2025, salah satu segmen yang secara khusus
menarik perhatian adalah Praktikum Table
Manner Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2025, diadakan
di HOTEL SWISS BELL DARMO, acara ini dirancang sebagai ajang pembentukan etika,
estetika, mengasah pengetahuan dan kreativitas mahasiswa, tetapi juga membentuk
karakter melalui simulasi makan formal. Tak hanya sekadar bagaimana menggunakan
garpu dan pisau, melainkan juga bagaimana duduk, berbicara, hingga menjaga
gestur tubuh secara elegan dan sopan di meja makan. serta kepercayaan diri bagi
mahasiswa semester dua.
Kegiatan
ini sebagi ajang mahasiswa untuk menampilkan diri mereka secara profesional
sejak awal masa studi. Dengan mengenakan dresscode
formal dan jas lengkap untuk mahasiswa laki-laki dan gaun elegan yang sangat
cantik untuk mahasiswa Perempuan, para peserta tampil memukau pada malam hari
di ruangan hotel yang sangat megah, berbaris rapi, dan mengikuti setiap tahapan
dengan penuh keseriusan.
Praktikum
Acara ini dipandu dan dibimbing langsung oleh Bapak Bagus Cahyo Shah Adhi
Pradana, S.Sos., selaku dosen pengampu mata kuliah yang terintegrasi dalam
praktikum tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Table Manner bukan sekadar ajang latihan
makan formal, melainkan medium pembelajaran nyata yang sangat berguna dalam
dunia kerja dan kehidupan sosial setelah menyelesaikan perkuliahaan, “Mahasiswa
belajar bagaimana bersikap dalam forum resmi, mulai dari cara duduk, menata
alat makan, hingga komunikasi nonverbal. Semua ini adalah keterampilan hidup
yang jarang diajarkan secara eksplisit di ruang kelas,” ujar Bagus Cahyo Shah
Adhi Pradana.
Tampak
hadir pula Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, sekaligus penyelenggara
kegiatan YACA 2025 ini, Bapak Mohammad Insan Romadhan, S.I.Kom., M.Med.Kom.,
yang turut mendampingi jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Beliau
menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme mahasiswa, “Kami ingin mahasiswa
tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga memiliki karakter dan kepribadian
yang kuat. Dunia kerja hari ini
sangat menuntut itu” ujar Mohammad Insan.
Selain itu, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bapak
Muchamad Rizqi, S.I.Kom.,M.Med.Kom., sebagai dosen pengampu lainnya yang aktif
memberikan masukan dan dukungan teknis selama proses praktik. Keterlibatan
langsung para dosen ini menunjukkan makna dan keseriusan Prodi Ilmu Komunikasi
UNTAG dalam membina mahasiswanya secara menyeluruh dalam kegiatan yang penuh
makna dan berharga.
Salah satu aspek yang paling ditunggu-tunggu dalam
Praktikum Table Manner ini adalah
penghargaan yang telah diumumkan pada pertengahan acara yaitu Best Dress Code,
yang diberikan kepada peserta dengan penampilan paling sesuai dengan nilai
estetika dan etika formal. Penghargaan ini berhasil diraih oleh dua mahasiswa
inspirati, Gresyela Agnes Relita sebagai pemenang kategori perempuan dan
Maulana Rilo sebagai pemenang kategori laki-laki.
Gresyela tampil mempesona dengan balutan dress hitam
dengan model yang sangat indah, dengan dipadukan dengan heels yang senada dan
serasi, kemudian, dengan gaya duduk dan gesturnya yang lembut. Sedangkan,
Maulana Rilo memancarkan aura percaya diri dan profesional dalam jas hitam
klasik, dengan dilengkapi slayer berwarna kuning di kepala, serta lengkap
dengan ekspresi kalem dan kontrol emosi yang tepat. Keduanya dinilai tidak
hanya dari busana, tetapi juga dari keseluruhan cara membawa diri selama kegiatan
berlangsung, “Awalnya tidak menyangka bakal menang dan masuk kategori ini,
alhamdulillah ternyata kepilih intinya kalau saya percaya diri bakal menang,
yaca kali ini keren tidak sia – sia ini diadakan”, ujar Maulana Rilo.
Table Manner YACA 2025 bukan hanya kompetisi bergengsi atau syarat
akademik semata, melainkan cerminan bahwa UNTAG Surabaya menempatkan sebuah
pendidikan yang berkarakter di posisi yang penting. Tidak ada yang terlalu
kecil dalam pembentukan pribadi. Bahkan dari cara memegang sendok dan menyeka
mulut pun bisa menjadi cerminan nilai dan etika seseorang segala sesuatu sangat
dipriorotaskan sejak dini, bukan hanya memberikan pengetahuan terkait dunia
Ilmu Komunikasi saja, tetapi keseluruhan secara merata dari yang sederhana
sampai berbasis professional. Dengan
antusiasme tinggi dari mahasiswa, dukungan penuh dari para dosen, dan
pelaksanaan yang rapi serta penuh makna, Praktikum Table Manner ini diharapkan terus menjadi bagian dari pembelajaran
holistik di kampus merah putih. Mahasiswa tidak hanya lulus sebagai sarjana
komunikasi, tapi juga sebagai pribadi yang elegan, percaya diri, dan siap
bersaing di dunia nyata. (Revalani Septania)