Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jan
Program Studi Ilmu
Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menggelar kegiatan Gebyar Karya
dan Seminar Nasional pada Senin, 16 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di
Graha Widya Lantai 2 UNTAG Surabaya ini menjadi ruang apresiasi sekaligus pembelajaran
bagi mahasiswa dalam menerapkan konsep media terintegrasi melalui pendekatan
project based learning.
Mengusung tema Integrated
Media Project for Advertising, Communication, and Design dengan tagline Understanding
and Empowering, kegiatan ini menampilkan hasil karya mahasiswa dari
berbagai mata kuliah. Mulai dari periklanan, komunikasi visual dan fotografi,
desain grafis, hingga manajemen public relations, seluruh karya dipresentasikan
sebagai bentuk integrasi teori dan praktik yang relevan dengan kebutuhan
industri kreatif saat ini.
Salah satu fokus utama
dalam kegiatan ini adalah keterlibatan mahasiswa Periklanan semester 5 yang
secara aktif terjun langsung ke lapangan dengan mencari serta mendampingi
pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Mahasiswa membantu UMKM dari sisi
promosi dan komunikasi pemasaran, khususnya melalui pemanfaatan media sosial
dan media digital.
Pendampingan yang
dilakukan meliputi pembuatan berbagai materi promosi, seperti video promosi,
poster, banner, hingga publikasi di media massa. Proses ini tidak hanya melatih
kemampuan teknis mahasiswa, tetapi juga mengasah kepekaan mereka terhadap kebutuhan
nyata pelaku UMKM dalam membangun citra dan memperluas jangkauan pasar.
Menariknya, proyek ini
dijalankan melalui kerja sama lintas generasi antar semester mahasiswa Ilmu
Komunikasi UNTAG Surabaya. Kolaborasi antara mahasiswa dari berbagai tingkat
semester menciptakan dinamika kerja tim yang saling melengkapi, mulai dari perencanaan
konsep, produksi konten, hingga strategi distribusi pesan. Sinergi ini menjadi
cerminan pembelajaran kolaboratif yang aplikatif dan berorientasi pada solusi.
Gebyar Karya ini juga
dilengkapi dengan Seminar Nasional yang menghadirkan tiga narasumber dari latar
belakang berbeda. I. Komang Sujana, Perintis Kampung Jepang Surabaya,
membagikan pengalamannya dalam membangun kawasan tematik berbasis budaya dan
komunikasi visual. Syarif Usman, Pemilik Rumah Batik Jawa Timur, menekankan
pentingnya komunikasi yang autentik dalam menjaga eksistensi budaya lokal.
Sementara itu, Cahyo Husadaning Romo, S.T., M.Med.Kom., Head of Production PT
Kolaborasi Cipta Asik Kreas, memberikan perspektif industri kreatif dari sisi
produksi dan kolaborasi lintas disiplin.
Melalui kegiatan ini,
mahasiswa didorong untuk memahami bahwa media, desain, dan komunikasi saling
terhubung dan tidak dapat berjalan sendiri. Pendekatan pembelajaran berbasis
proyek yang diterapkan juga melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, bekerja secara
kolaboratif, serta beradaptasi dengan tantangan dunia profesional.
Gebyar Karya dan
Seminar Nasional ini menjadi wujud komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi UNTAG
Surabaya dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan berdampak. Tidak
hanya menghasilkan karya akademik, kegiatan ini juga memberikan kontribusi nyata
bagi masyarakat, khususnya UMKM, sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa
sebagai calon praktisi komunikasi yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing. (Moch
Dzikry Nur Alam)