Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Apr
Sebagai
mahasiswa prodi ilmu komunikasi univrsitas 17 agustus 1945 surabaya ternyata perlu megkaji yang namanya
microdrama china yang Dimana soft power atau budaya mereka masuk di Indonesia.
Sebagai warga negara Indonesia bagaimana cara kita tetap menjaga nilai
patriotisme kita agar budaya kita tetap terjaga di kanca global.
Dimana
lewat microdrama china Sejarah yang membawa nilai politik china ke Indonesia
dengan sentuhan kisah romantis ditambaha kisah politik yang dapat membawa
Kerjasama antara negara china dan Indonesia,” jelas sinta
Di
satu sisi, fenomena ini dapat dilihat sebagai peluang. Masuknya budaya asing
dapat membuka ruang pertukaran budaya dan mempererat hubungan antarnegara,
termasuk antara Indonesia dan China. Melalui media hiburan, masyarakat menjadi
lebih terbuka terhadap perbedaan dan memiliki pemahaman lintas budaya yang
lebih luas. Dalam konteks ini, microdrama dapat menjadi jembatan kerja sama
kultural yang positif.
Yang
dimana kisah berjudul cinta dan takdir sang putri maya yang terjebak di dunia
novel yang merupakan di dunia novel yang
merupakan sebuah khayalan untuk penonton
dari situ terlihat bahwa kalangan sekarang dominan menyukai kisah
politik diringkas menjadi sebuah drama china romantis yang membawa budaya dan
politik dari china masuk ke Indonesia
yang dapat menjalin Kerjasama antara negara Indonesia dan china dalam sebuah
drama Cinta dan Takdir Sang Putri, misalnya, penonton tidak hanya disuguhkan
kisah cinta, tetapi juga intrik kekuasaan, sistem kerajaan, dan norma sosial
yang mencerminkan budaya China.
Microdrama
china tersedia di beberapa platfrom yang dapat diakses lewat smartphone
Microdrama china yang membawa nilai politik ke Indonesia melalui budaya
makanan, Bahasa, Bahasa mandarin dan gaya hidup melalui serial microdrama china
Sejarah dengan judul cinta dan takdir sang putri.
Saya
pun menyukai microdrama china karena Sejarahnya dan budaya dari hal tersebut
saya pun tertarik dan ingin mengkaji lebih dalam,” jelas sinta
Yang
menembus hingga 3,5 juta views penonton dari semua kalangan dari yang muda
hingga tua. Cara kita tetap menjaga nilai patriotisme kita yaitu tetap
melestarikan budaya kita ke kanca global hingga internasional seperti batik dan
kebaya yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia dari sambang sampai Merauke
khususnya jawa.
Dalam
hal ini Indonesia tetap mempunyai ciri khas sendiri yang harus tetap kita
lestarikan sebagai warga negara Indonesia. Walaupun zaman sekarang sudah
semakin modern.
Microdrama
China, seperti Cinta dan Takdir Sang Putri, membawa dampak negatif signifikan
ke Indonesia, terutama kecanduan digital dan kepuasan instan. Kepuasan instan
ini muncul karena drama-drama tersebut menawarkan alur cerita yang sangat
menarik dan kuat, sehingga menimbulkan kepuasan berlebih setelah menonton, yang
pada akhirnya memperburuk pola konsumsi konten digital di kalangan masyarakat,
khususnya generasi muda.
Selain
itu, industri kreatif Indonesia juga perlu didorong untuk menghasilkan konten
yang mampu bersaing secara global. Misalnya, dengan mengemas cerita sejarah
atau budaya lokal dalam format yang lebih menarik dan relevan bagi generasi
muda, seperti film, web series, atau bahkan microdrama versi Indonesia. Dengan
demikian, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen budaya
yang aktif.
Pada
akhirnya, microdrama China seperti Cinta dan Takdir Sang Putri tidak dapat
dilihat secara hitam putih. Ia bukan semata ancaman, tetapi juga peluang.
Tantangannya terletak pada bagaimana kita sebagai generasi muda menyikapi arus
globalisasi ini dengan bijak.
Apakah
kita hanya akan menjadi penonton yang pasif, atau justru mampu mengambil
inspirasi dan mengolahnya menjadi kekuatan untuk memperkenalkan budaya
Indonesia ke dunia?
(Sinta)