Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Sept
Pada tanggal 1 september 2022 terdapat acara yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, tepatnya berada pada Gedung Graha Widya Lantai 2. Acara tersebut merupakan acara Penggelaran Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Periode II Tahun 2021/2022. Acara ini dihadiri oleh Dr. Ayun Maduwinarti, MP Sebagai Dekan FISIP, Drs. Agung Pujianto, MM selaku Wakil Dekan FISIP, lalu terdapat Prof. Dr. Arif Darmawan, S.U., Prof.Dr.V.Rudy Handoko, M.S., Prof. Dr. Agus Sukristyanto, M.S., Dr. Dra. Rachmawati Novaria, M.M, Anggraeny Puspaningtyas, S.AP., M.AP., Dra Ni Made Ida Pratiwi, M.M., Insan Romadhan, S.I.Kom., Dra. Sri Andayani, M.M.
Pada Wisuda ke-125 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, terdapat 1.658 wisudawan yang dikukuhkan sebagai Lulusan Kampus Merah Putih. Didalamnya terdapat 116 mahasiswa ilmu komunikasi yang turut menjadi Wisudawan/Wisudawati yang menjadi Lulusan Kampus Untag Surabaya. Dalam acara penggelaran FISIP Untag Periode II,
Dalam rangkaian acara Penggelaran tersebut, terdapat acara penyerahan tanda penghargaan kepada lulusan terbaik. Pada prodi ilmu komunikasi lulusan Periode II Tahun 2021/2022, Elisabeth Dinda Winduasrini, S.I.Kom. merupakan Mahasiswa Lulusan Terbaik Prodi Ilkom Untag Surabaya. Elisabeth Dinda Winduasrini berhasil meraih IPK 3.86 dengan menempuh Pendidikan selama 4 tahun. Penyerahan tanda penghargaan diserahkan langsung oleh Insan Romadhan, S.I.Kom. selaku Kepala Prodi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya.
Elisabeth Dinda Winduasrini mengatakan bahwa perasaannya senang dan ada kagetnya juga tapi ada perasaan bersyukur. “Karena jadi wisudawan terbaik itu aku gak ada harapan untuk ini, cuman berharap lulus tepat waktu aja ternyata dikasih Tuhan lebih dari yang aku pinginin. Dosen-dosen di Ilkom kan seru-seru ya, meskipun kuliahnya enjoy, santai tapi aku harap sama mahasiswa ilkom bisa menerapkan ilmu-ilmu yang diterapkan ilmu yang telah diajarkan oleh dosennya,” ujarnya. (Nadya Difa)