Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Agust
Surabaya - Pencak silat merupakan seni bela
diri tradisional asli produk Kepulauan Nusantara. Pencak silat menjadi salah
satu olahraga yang banyak digemari oleh kalangan remaja. Olahraga pencak silat
sendiri sudah menyebar luas di wilayah Indonesia. Salah satu nya adalah
Universitas 17 Agustus 1954 Surabaya. Olahraga pencak silat menjadi salah satu
olahraga yang sering menyumbangkan medali untuk UNTAG. Olahraga ini masuk
sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ) yang cukup digemari oleh kalangan Mahasiswa
UNTAG. Lewat UKM ini Mahasiswa berhasil mengikuti lomba dan berhasil
menjuarainya.
Baru
baru ini salah satu Mahasiswa berhasil menyumbangkan medali perunggu dalam
kejuaraan pencak silat. Ia adalah Amelia Putri Nazwa, Mahasiswa Ilmu
Komunikasi. Dirinya berhasil memenangkan medali perunggu Kejuaraan Pencak Silat
Paris Van Java Championship 2 Tahun 2024 kategori tanding putri kelas A tingkat
dewasa. Dalam pertandingan silat yang berlangsung di GOR Futsal ITB Jatinangor,
Sumedang - Jawa Barat. Pertandingan itu dilaksanakan selama 3 hari, yakni pada tanggal 5-6-7/7/24.
Pertandingan ini diadakan dalam rangka event Harimau Muda.
Kemenangan
yang ia raih pastinya tidak dapat ia hasilkan dalam waktu semalam. Dirinya
mengaku selalu mempersiapkan diri dengan latihan terus menerus seminggu bisa
3-4 kali dan dan sebagai bentuk
persiapannya untuk mengikuti pertandingan ini membutuhkan waktu 3 bulan.
Perjuangan yang telah dilakukan oleh Amelia dimulai dengan menurunkan berat
badan, seleksi, latihan fisik dan teknikal. Bahkan pada saat pertandingan
berlangsung ia merasa deg-degan dan demam matras karena dia baru pertama kali
mengikuti kejuaraan tersebut. Tapi dengan usaha yang dilakukannya membuahkan
hasil ia tetap bisa menguasai gelanggang dan bisa bertanding dengan maksimal.
Selain
itu, dirinya juga berharap kepada Mahasiswa Ilmu Komunikasi lainnya yang ingin
berprestasi, “keberanian dan ketenangan setiap gerakan itu jadikan senjatamu
jadi seseorang yang mampu bangkit setelah jatuh itu orang yang lebih kuat
daripada seseorang yang tidak pernah jatuh sama sekali”. ujar Amelia. ( Octavia Putri )