Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Okt
Surabaya- Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mendapatkan dana hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) tahun kedua dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Monitoring dan Evaluasi PKKM telah dilakukan pada hari Selasa, (17/10) yang bertempat diMeeting Room Graha Wiyata Lantai 1, dengan dihadiri oleh 4 reviewer dari Dikti, 5 tim PKKM, dosen serta mahasiswa yang terlibat.
Hibah PKKM bertujuan untuk memberikan stimulus pada progra studi untuk bisa mengembangkan program-program yang berkaitan dengan Kampus Merdeka seperti mahasiswa aktifitas luar kampus, sertifikasi dosen dan dosen praktisi mengajar. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi – Mohammad Insan, S.I.Kom., M.Med.Kom. menyampaikan hibah yang telah diraih oleh Untag Surabaya sudah diterima dari tahun 2022. “Hibah program Kompetisi Kampus Merdeka, kebetulan kita sudah dapat dari tahun 2022, dan tahun ini adalah tahun kedua mendapatkan hibah tersebut”. Program PKKM yang dicanangkan oleh Kemendikbud memiliki dampak signifikan bagi kampus penerimanya. “Prestasi terbesar Prodi Ilmu Komunikasi adalah mendapat juara dua tingkat Universitas dalam peraihan peserta MBKM pada tahun 2022. Selain itu, banyaknya dari peserta MBKM yang ditawarkan pihak mitra untuk menjadi karyawan tetap atau perpanjangan masa magang,” imbuh Kaprodi Ilkom yang akrab disapa Insan.
Dana yang didapat oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya pada tahun pertama sebesar 400 juta rupiah, di tahun kedua sekitar 300 juta rupiah dan dana ini dipakai untuk beberapa kegiatan. Pada tahun kedua ini dana tersebut digunakan untuk mengembangkan Laboratorium Data Science, sertifikasi dosen, aktifitas mahasiswa di luar kampus yag berjumlah 30 mahasiswa, yakni 10 mahasiswa di Tribun Solo dan 20 mahasiswa kampus mengajar yang ditempatkan di SMPN 41 Surabaya dan SMPN 48 Surabaya. Prodi Ilmu Komunikasi melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang mengeluarkan hasil sangat baik. “Para Reviewer pun menilai tingkat subtansi keuangan Hibah PKKM sangat baik dan perlu menyelesaikan serapan anggaran yang tersisa dari hibah ini,” ujarnya. Untuk tahun depannya tinggal keberlanjutannya bisa melanjutkan program MBKM ini dengan mandiri, artinya di tahun ini kita mendapatkan stimulus dengan program PKKM, di tahun depan harus bisa secara mandiri melaksanakan program mbkm. (Zee/Setyo)