Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Okt
Surabaya, 2 September 2025 — Lagu Indonesia
Raya dan Mars Hymne Universitas 17 Agustus 1945 menggema pada pagi hari Selasa,
2 September 2025. Lapangan serbaguna disulap menjadi tenda raksasa menyambut
datangnya para mahasiswa baru angkatan 2025. Pengenalan kehidupan kampus bagi
mahasiswa baru (PKKMB) 2025 dilaksanakan dengan 2 ribu mahasiswa. PKKMB diikuti
para mahasiswa yang berasal dari penjuru Indonesia, seperti Jawa Timur, Papua,
NTT, dan lainnya.
PKKMB
Universitas melibatkan seluruh akademika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Mulai dari tenaga pendidik, ketua prodi, wakil rektor, hingga rektor
Universitas turut serta memeriahkan acara. PKKMB mengedepankan
berakhlak mulia, berbudi luhur, dan berbekal ilmu pengetahuan. Diharapkan
dengan adanya PKKMB dapat menumbuhkan identitas nasional, berpikir kritis,
berorganisasi, berakhlak mulia, dan mampu bersaing. PKKMB merupakan awal
perjalanan panjang menuntut ilmu untuk bangsa. PKKMB menekankan kewajiban
bangsa yakni pengamalan nilai moral Pancasila dan wawasan kebangsaan.
Universitas 17 Agustus 1945 terkenal dengan ciri khasnya
yakni mata kuliah patriotisme. Universitas 17 Agustus 1945 menjelaskan
pengamalan 5 nilai dasar Untag yakni kejujuran, kecerdasan, kreatif,
keberagaman, dan kebangsaan. Tidak ketinggalan, penanaman tridharma perguruan
tinggi. Yaitu pendidikan
dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada
masyarakat. Pada PKKMB ini juga digelar aksi solidaritas untuk mahasiswa yang
gugur pada aksi di akhir bulan Agustus 2025.
Di akhir PKKMB hari
pertama, panitia mengenalkan penggunaan artificial
intelligence atau AI pada lingkungan kampus. Mengingat tugas PKKMB para
maba (atau mahasiswa baru) adalah komik AI. Para maba diperintahkan untuk
melakukan generate ide di salah satu
website AI yang sering kali digunakan. Artificial
intelligence adalah dua kata yang tidak bisa terpisah, dibutuhkan our intelligence atau kecerdasan manusia
dalam mengelola penggunaan AI. AI sendiri tidak punya hak cipta menurut hukum
di banyak negara, termasuk salah satu negara maju, Amerika Serikat. AI tidak
bisa ditolak kehadirannya maka kita bersama dituntut untuk adaptif. PKKMB
dimeriahkan dengan online quiz via
web Kahoot, juga pemberian cenderamata bagi para mahasiswa yang aktif bertanya
dan menjawab. (Amira)