07

Okt

Intip Kemeriahan PKKMB Universitas 17 Agustus Surabaya 2025!

Surabaya, 2 September 2025 — Lagu Indonesia Raya dan Mars Hymne Universitas 17 Agustus 1945 menggema pada pagi hari Selasa, 2 September 2025. Lapangan serbaguna disulap menjadi tenda raksasa menyambut datangnya para mahasiswa baru angkatan 2025. Pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) 2025 dilaksanakan dengan 2 ribu mahasiswa. PKKMB diikuti para mahasiswa yang berasal dari penjuru Indonesia, seperti Jawa Timur, Papua, NTT, dan lainnya.

          PKKMB Universitas melibatkan seluruh akademika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Mulai dari tenaga pendidik, ketua prodi, wakil rektor, hingga rektor Universitas turut serta memeriahkan acara. PKKMB mengedepankan berakhlak mulia, berbudi luhur, dan berbekal ilmu pengetahuan. Diharapkan dengan adanya PKKMB dapat menumbuhkan identitas nasional, berpikir kritis, berorganisasi, berakhlak mulia, dan mampu bersaing. PKKMB merupakan awal perjalanan panjang menuntut ilmu untuk bangsa. PKKMB menekankan kewajiban bangsa yakni pengamalan nilai moral Pancasila dan wawasan kebangsaan.

          Universitas 17 Agustus 1945 terkenal dengan ciri khasnya yakni mata kuliah patriotisme. Universitas 17 Agustus 1945 menjelaskan pengamalan 5 nilai dasar Untag yakni kejujuran, kecerdasan, kreatif, keberagaman, dan kebangsaan. Tidak ketinggalan, penanaman tridharma perguruan tinggi. Yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Pada PKKMB ini juga digelar aksi solidaritas untuk mahasiswa yang gugur pada aksi di akhir bulan Agustus 2025.

Di akhir PKKMB hari pertama, panitia mengenalkan penggunaan artificial intelligence atau AI pada lingkungan kampus. Mengingat tugas PKKMB para maba (atau mahasiswa baru) adalah komik AI. Para maba diperintahkan untuk melakukan generate ide di salah satu website AI yang sering kali digunakan. Artificial intelligence adalah dua kata yang tidak bisa terpisah, dibutuhkan our intelligence atau kecerdasan manusia dalam mengelola penggunaan AI. AI sendiri tidak punya hak cipta menurut hukum di banyak negara, termasuk salah satu negara maju, Amerika Serikat. AI tidak bisa ditolak kehadirannya maka kita bersama dituntut untuk adaptif. PKKMB dimeriahkan dengan online quiz via web Kahoot, juga pemberian cenderamata bagi para mahasiswa yang aktif bertanya dan menjawab. (Amira) sumber: instagram kita untag sby