Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Okt
Media sosial saat ini, media sosial telah
menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Media sosial menyediakan
kemudahan dalam berbagi informasi, berinteraksi dengan orang lain, dan
membangun jejaring sosial. Namun, kemudahan ini juga membawa risiko tersendiri
apabila tidak diiringi dengan etika komunikasi yang baik. Etika komunikasi di media
sosial adalah seperangkat norma dan nilai yang menjadi panduan dalam
berinteraksi agar komunikasi berlangsung dengan santun, hormat, dan bertanggung
jawab.
Pentingnya Etika
Komunikasi di Media Sosial Penggunaan media sosial tanpa etika berpotensi
menimbulkan berbagai masalah, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian,
pelecehan, hingga konflik antar pengguna. Media sosial bukan hanya ruang bebas
tanpa aturan, melainkan juga ruang publik yang membutuhkan aturan agar tercipta
interaksi yang sehat. Oleh karena itu, memahami dan menerapkan etika komunikasi
sangat penting demi menjaga kepercayaan, keharmonisan, dan keamanan bersama.
Prinsip-prinsip Etika
Komunikasi di Media Sosial Berpikir Sebelum Mengunggah Pertanyaan penting yang
perlu diajukan sebelum memposting konten adalah : apakah informasi tersebut
benar, bermanfaat, dan tidak menyakiti orang lain. Langkah ini penting untuk menghindari
penyebaran informasi palsu dan konflik.
Menghormati Privasi Tidak
semua hal layak untuk dibagikan secara publik. Menghormati privasi orang lain
dengan tidak menyebarkan foto, video, atau informasi pribadi tanpa izin adalah
bagian dari etika yang harus dijaga.
Hindari Ujaran Kebencian dan Perundungan. Media sosial bukan
tempat untuk menyebarkan kebencian atau menyerang individu maupun kelompok
tertentu. Menggunakan bahasa yang santun dan menghormati perbedaan pendapat
merupakan cermin kedewasaan dalam berkomunikasi.
Hindari Konten Negatif. Jangan membagikan konten
yang mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras), pornografi, atau kekerasan sebab
hal ini dapat merusak keharmonisan masyarakat dan berpotensi menimbulkan
konflik.
Gunakan Bahasa yang Baik dan Benar. Komunikasi yang lugas
dengan bahasa yang sopan membantu mencegah kesalahpahaman dan menciptakan
suasana kondusif.
Media sosial adalah cermin
peradaban digital yang mencerminkan karakter dan integritas penggunanya. Oleh
sebab itu, menanamkan etika komunikasi di ranah digital adalah tanggung jawab
bersama demi menciptakan komunitas maya yang sehat dan bermartabat. (Angel) sumber merdeka.com