19

Apr

Berani Public Speaking Karena Paham Teknik

Public speaking merupakan proses berbicara di depan umum atau khalayak untuk menyampaikan informasi, menghibur, dan mempengaruhi audience. Banyak orang menyebut bahwa berbicara di depan umum merupakan suatu hal yang mudah, namun pada kenyataannya dalam melakukan public speaking diperlukan latihan dan teknik tertentu agar dapat berjalan dengan baik. Seperti pernyataan Mustamu, R.H. (2012) bahwa: public speaking adalah sebuah kemampuan mengekspresikan gagasan di hadapan publik.

Public speaking meliputi pidato, ceramah, briefing, presentasi, menyampaikan informasi dalam konferensi pers, siaran radio dan televisi, mengajar, sambutan, orasi, membawakan acara (jadi MC), dan berbicara di depan orang banyak lainnya. Beberapa manfaat berbicara di depan umum antara lain:

  1. Meningkatkan kepercayaan diri
  2. Keterampilan penelitian yang lebih baik
  3. Keterampilan deduktif yang lebih kuat
  4. Kemampuan untuk mengadvokasi penyebab

Teknik-teknik dasar dalam public speaking yaitu sebagai berikut:

  1. Teknik Ice Breaking (Pembukaan Yang Menarik) Pembukaan adalah impresi pertama, artinya hal itu dapat mempengaruhi pandangan audiens terhadap public speakers selama presentasi. Sesingkat apapun waktu untuk melakukan presentasi, pembukaan tetaplah harus penuh kehangatan.
  2. Teknik Vokal Penyampaian Vokal yang baik didapatkan apabila seorang public speaking menguasai tiga hal berikut :
  1. Pernafasan yang baik, posisi untuk mengontrol pernafasan adalah berdiri tegak agar memberikan ruang yang lebih baik kepada paru-paru. Untuk berbicara di depan publik, diperlukan ruang suara yang solid agar dapat menyampaikan kalimat yang panjang pada volume suara yang benar
  2. Volume Suara, keberhasilan dalam berbicara tidak selalu ditentukan oleh kerasnya suara. Berbicara dengan volume keras hanya diperlukan pada bagian-bagian tertentu saja. Selebihnya, berbicara keras terlalu sering dapat menyebabkan tenggorokan rusak dan audiens pun bosan.
  3. Ekspresi Vokal, Ekspresi adalah faktor penting dalam pengolahan suara. Suara yang baik akan lebih berarti jika disertai dengan ekspresi yang tepat. Ekspresi yang tepat terdiri dari tiga komponen yaitu: a) pitch, faktor tinggi rendahnya suara, b) Pace, faktor kecepatan berbicara, c) phrasing, faktor kecakapan memenggal kalimat, dan disertai dengan jeda.

Perasaan khawatir atau takut adalah hal yang lumrah, yang sebaiknya dihindari adalah rasa takut yang berlebihan. Jadi dalam public speaking. Kita sebaiknya dapat mengendalikan rasa takut dan justru menjadikan rasa takut tersebut sebagai daya dorong (energi positif) yang diperlukan dalam persiapan berbicara dan saat tampil berbicara nantinya. (Febrianti Dewi)

Sumber : jatikom

Referensi :

Zainal, Anna Gustina. (2022). Public Speaking Cerdas Saat Berbicara di Depan Umum. Purbalingga: Uereka Media Aksara.