KULIAH PERDANA MAHASISWA KOMUNIKASI UNTAG SURABAYA

Senin, 05 Oktober 2020 - 13:09:10 WIB
Dibaca: 131 kali

Drs. Jupriono M.Si., Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Untang Surabaya sedang melaksanakan perkuliahan perdana secara daring bersama mahasiswa.

Surabaya, 5 Oktober 2020—Pasca libur panjang semester genap, civitas akademik Prodi Ilmu Komunikasi mulai melaksanakan kembali kegiatan perkuliahan. Kuliah perdana dimulai pada tanggal 28 September 2020, sesuai Surat Keputusan Rektor Nomor: 0956/SK/R/VII/2020 tentang Kalender Akademik Tahun 2020/2021. Perkuliahan dilaksanakan melalui metode daring karena masih tingginya kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kota Surabaya.  Pelaksanaan perkuliahan secara daring ternyata tak mengurangi antusiasme mahasiswa. Mahasiswa mengaku bersemangat, bahkan tingkat kehadiran mahasiswa di beberapa mata kuliah mencapai 100% kehadiran.

Aktifitas kuliah perdana Prodi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya mencakup perkenalan antara pengampu dengan mahasiswa, pengantar mata kuliah, etika perkuliahan daring hingga penjelasan mengenai metode pembelajaran. Kuliah perdana amat penting untuk membangun pemahaman bersama antara pengampu dan mahasiswa dalam menjalani perkuliahan selama satu semester, terlebih dalam metode daring terdapat banyak hal yang harus disepakati bersama demi nyaman dan lancarnya perkuliahan.

Perihal antusiasme mahasiswa dalam kuliah Drs. Jupriono M.Si, salah satu dosen senior di Prodi Ilmu Komunikasi menuturkan bahwa: “Saya kaget, mahasiswa sangat antusias, bahkan ketika grup kelas (whatsapp) belum terbentuk banyak mahasiswa yang secara aktif menawarkan diri untuk membantu membuatkan grup. Saat kuliah perdana, mahasiswa aktif sekali dalam mengikuti perkuliahan.” Lebih lanjut Drs.Jupriono menjelaskan bahwa baik mahasiswa baru maupun mahasiswa tingkat atas sama-sama memiliki antusiasme yang tinggi dalam kuliah perdana kali ini. Senada dengan hal tersebut, Bagus Cahyo Shah Adhi Pradana, M.Med.Kom, dosen Prodi Ilmu Komunikasi mengungkapkan bahwa: “mahasiswa amat antusias ketika mengikuti perkuliahan, rata-rata kelas yang saya ampu partisipan lebih dari 95%. Juga tidak ada kendala teknis, mayoritas mahasiswa menyimak informasi dengan sangat baik, sehingga perkuliahan berjalan dengan sangat lancar.” 

Demikian halnya dengan tanggapan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya, mereka amat senang dengan dimulainya perkuliahan perdana. Jihan Amalia, menuturkan bahwa perkulihan perdana secara daring sangat seru dan fleksibel : ” Pengalaman pertama saya kuliah daring itu seru banget…Materi yang diberikan dosen bisa dipelajari kembali. Saya lebih santai dan punya waktu yang flexiblel…” Lebih lanjut menurut Jihan akan lebih seru jika bisa bertemu dengan teman baru secara tatap muka.

Samuel Sapta, mengungkapkan bahwa: “Perkuliahan yang saya ikuti tidak ada kendala…pengunaan elitag juga sudah oke, sudah lumayan bisa.” 

Mahasiswi lainnya, Ajeng Pratiwi, mengungkapkan ia belajar banyak dari metode daring yang dilaksankan:”…kesan pertama saya takut tidak bisa mengikuti pelajaran…ternyata setelah seminggu saya mengikuti perkuliahan ini, saya belajar banyak hal. Contohnya, pentingnya beradaptasi secara cepat..Meskipun diawal saya rasa kurang efektif, karena tidak dapat bertatap muka tapi paling tidak (daring) bisa menjadi opsi akibat keterbatasan ini. Saya harap pandemi ini segera berlalu, agar dapat berinteraksi secara offline dengan dosen maupun dengan teman mahasiswa lainnya.”

Kuliah secara daring mendorong dosen dan mahasiswa beradaptasi dan berinovasi. Namun demikian, perasaan perkuliahan secara tatap muka tentu tak dapat digantikan. Dosen, mahasiwa dan segenap civitas akademik Prodi Ilmu Komunikasi berharap agar Covid-19 cepat dapat diatasi dan perkuliahan dapat dilaksanakan secara tatap muka dalam kondisi yang sehat.

Penulis: Herlina K.